Recent Posts

Sabtu, 22 Oktober 2016

seminar bedah buku KYAI DAN SANTRI DALAM PERANG KEMERDEKAAN



NOTULA SEMINAR BEDAH BUKU
“KYAI DAN SANTRI DALAM PERANG KEMERDEKAAN”
DALAM MEMPERINGATI HARI SANTRI
Hari & tanggal                                                :Sabtu, 22 Oktober 2016
Waktu                                                 :Pukul  20:00 WIB
Tempat                                                :Mushalla PP. Salafiyah
Materi seminar                                    :Bedah Buku “Kyai dan Santri dalam Perang Kemerdekaan
Narasumber                                         :Ust. H. Ahmad Taufiq AR. M.Si
Moderator                                           :M. Najih
Notulis                                                :Robitulhuda Muchlas
Tujuan diadakan bedah buku              :Mengupas buku yang berjudul “Kyai dan Santri dalam Perang Kemerdekaan” dan untuk mendapatkan wawasan dan pengetahuan sejarah peran santri dalam mempertahankan kemerdekan Agama dan Negara.
Poin-poin penting pemaparan materi  :
1.      Negara Indonesia didirikan bukan oleh para Politisi, namun oleh para pejuang yang berlandaskan Agama.
2.      Sebagian besar para pejuang Negara ini adalah Kyai dan Santri.
3.      Dous Deker “Bangasa Indonesia menemukan jiwa patriotisnya itu dari kaum santri”. Orang Belanda.
4.      Sultan Demak, Patiunus, adalah yang pertamakali melawan Portugis.
5.      Pangeran Diponegoro, adalah salah satu santri dan ulama’ yang berjihad. Dan beliaulah yang paling berpengaruh.
6.      “1908, lahir gerakan kemerdekaan Budi Utomo.”.
7.      Filipina, lebih dulu Islam, dan kerajaan Islam pertama “Kerajaan Suluk”. Namun sangat mudah dimurtadkan penjajah dikarenakan tidak ada Santri.
8.      Pesantren: Diajarkan untuk mempertahankan Agama dan Tanah Air.
9.      KH. Hasyim Asy’ari “Syariat kita tidak akan tegak kecuali dengan tegaknya Tanah Air.”
10.  Negara Indonesia ini akan tetap tegak dengan eksistensi Pesantren.


Pasuruan, 22 Oktober 2016

Ketua



Notulis
Husni Mubarok
Robitulhuda Muchlas

0 komentar:

Posting Komentar